A. Pengertian INTERNET
Istilah
INTERNET berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”.
Secara kata per kata INTERNET berarti jaringan antara atau penghubung Internet merupakan jaringan
global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu
sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai
macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
Internet itu sendiri
berasal dari kata Interconnection Networking,
yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan
jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan
lainnya.
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan
komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control
Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar,
sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer
ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute
terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di
gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas
Internet, Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider)
yang ada dan melayani daerah Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet.
Anda bisa menggunakan fasilitas dari Telkom seperti Telkomnet Instan, speedy
dan juga layanan ISP lain seperti first media, netzip dan sebagainya.
Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada
yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk
pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau
pornografi, informasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.
Internet ini memungkinkan pengguna komputer di
seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara
saling mengirimkan email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang
lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas
topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.
B. Sejarah INTERNET
Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika,
U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk
mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer
sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama
ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu
sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah
jaringan.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia
ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah
sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga
diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau
"pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke
luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer
pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada
tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn
mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal
pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu
Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment
di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di
ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim
Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama
USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon
televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan
video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka
dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun
1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau
IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer
tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di
negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan
jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun
1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau
Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah
melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke
jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus
memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer
yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak
kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah
tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor
dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang
lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau
Worl Wide Web.
Tahun 1992,
komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta
komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun
1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk
pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia
langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus
kelahiran Netscape Navigator 1.0.
C.
Protokol
INTERNET : TCP/IP
Seperti
telah disebutkan di atas, INTERNET terbentuk dari jaringan-komputer yang
tersebar di seluruh dunia. Masing-masing jaringan-komputer terdiri dari
tipe-tipe komputer yang berbeda dengan jaringan yang lainnya. Maka diperlukan
sebuah protokol yang mampu mengintegrasikan seluruh jaringan komputer tersebut.
Solusinya
adalah sebuah protokol pengiriman data yang tak bergantung pada jenis komputer
dan digunakan oleh semua komputer untuk saling bertukar data. Agar data tidak
hanya dapat dikirim dan diterima, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh setiap
komputer, diperlukan program standar yang mengolah data tersebut pada sistem
yang berkaitan.
Protokol
pengiriman merupakan sebuah konvensi (kesepakatan) yang menetapkan dengan cara
apa data dikirimkan dan bagaimana kesalahan yang terjadi dikenali serta
dipecahkan. Secara sederhana prose pengiriman data terdiri atas dua langkah.
Pertama,
data yang akan dikrimkan (misalnya sebuah file teks) dibagi ke dalam paket data
berukuran data berukuran sama (paket),
kemudian dikirimkan satu per satu. Di Internet, protokol ini disebut IP (Internet Protocol).
Kedua,
harus dijamin setiap paket data sampai ke alamat yang benar dan semuanya benar
diterima. Untuk itu diperlukan protokol lainnya, yaitu Transmission Control Protocol (TCP) mengaitkan sebuah blok data
pada paket data IP, yang antara lain mengandung informasi mengenai alamat,
jumlah total paket data dan urutan setiap paket yang membentuk paket tersebut.
Hanya secara bersamaan kedua protokol membentuk kesatuan yang berfungsi, karena
itu biasanya disebut TCP/IP.
Dengan
adanya TCP/IP ini, INTERNET memiliki 3 keuntungan :
· Memberi
kesempatan INTERNET menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk pemakai yang
berbeda pada saat yang sama. Karena paket-paket data tidak perlu dikirimkan
bersama-sama, jalur komunikasi dapat membawa segala tipe paket data sementara
mereka dikirimkan dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Sebagai contoh,
bayangkan sebuah jalan raya di mana mobil bergerak sepanjang jalan yang sama
walaupun mereka menuju ke tempat-tempat yang berbeda-beda.
· Memberi INTERNET
fleksibilitas. Sementara paket-paket data bergerak, mereka bergerak dari satu
host ke host lain sampai mencapai tujuan akhir. Jika sebuah jalur komunikasi
tidak berfungsi, sistem yang mengontrol aliran data dapat menggunakan jalur
alternatif. Maka, paket-paket data dapat bergerak melalui jalur-jalur yang
berbeda-beda.
·
Meningkatkan
kecepatan transmisi data. Sebagai contoh, jika terjadi kesalahan, TCP meminta
host asal mengirm kembali hanya paket-paket data yang mengandung kesalahan,
bukan semua paket data.
Ini berarti meningkatkan kecepatan transmisi data.
D. Cara akses ke INTERNET
1.
Sambungan
langsung ke Network
Anda
dapat menggunakan sebuah komputer yang secara langsung mempunyai hubungan ke
INTERNET. Sebagai contoh, Anda mungkin menggunakan sebuah PC yang merupakan
bagian dari sebuah jaringan komputer yang mempunyai hubungan ke INTERNET. Dalam
kasus ini, sistem Anda menjadi host INTERNET penuh, yaitu mempunyai alamat
elektronik tersendiri.
2. Sambungan dengan
menggunakan SLIP/PPP
Untuk
menggunakan hubungan dial-up telepon, Anda memerlukan sebuah alat untuk
mengkonversi sinyal komputer (digital) menjadi sinyal telepon (analog), dan
sebaliknya. Alat untuk mengkonversi sinyal digital ke sinyal analog disebut
modulator. Sedang, alat untuk mengkonversikan sinyal analog ke sinyal digital
disebut demodulator. Untuk mengakses ke INTERNET melalui hubungan telepon, Anda
memerlukan sebuah modem (modulator-demodulator). Selain itu diperlukan juga
TCP/IP dan software SLIP atau PPP seperti Linux, Warp, dll.
3. Sambungan
langsung ke On-line Service seperti BBS, Compuserve.
Untuk
menjadi sebuah host INTERNET tanpa harus memiliki hubungan full-time ke
INTERNET (yang umumnya sangat mahal), ada sebuah cara mensetup sebuah host
INTERNET melalui hubungan telepon. Untuk melakukan hal tersebut, Anda perlu
mengadakan perjanjian dengan sebuah host INTERNET yang lain yang bertindak
sebagai titik hubungan. Selanjutnya, diperlukan sejumlah program yang disebut
sebagai PPP (Point to Point Protocol) dan SLIP (Serial Line Internet Protocol)
dalam workstation. Setelah workstation menghubungi host INTERNET melalui jalur
telepon, PPP menyediakan kemampuan TCP/IP untuk workstation tersebut.
E.
Domain Name
System
Tentunya
juga harus ada sebuah metode yang memungkinkan pengiriman kepada masing-masing
komputer di INTERNET. Pada awalnya disusun sebuah daftar yang memuat nama semua
jaringan yang tergabung dalam INTERNET. Dengan tingkat pertumbuhan INTERNET
yang sangat tinggi tidak mungkin lagi menjaga daftar-daftar tetap aktual.
Karena Internet menggunakan sebuah sistem alamat yang dapat diolah oleh
komputer khusus (disebut Router),
yang terdapat antara masing-masing jaringan.
Alamat
IP
Sebuah
alamat IP terdiri atas sebuah angka biner 32-bit, yang menggambarkan lokasi
jaringan hingga komputer dalam jaringan tersebut yang harus dicapai. Dari
sanalah Router memilih jalur yang paling menguntungkan.
Artinya,
Internet menentukan sendiri jalan “melalui” banyak jaringan yang tergabung
antara dua tempat, sehingga hampir tak mungkin merusak media komunikasi ini.
Bila misalnya sebuah kabel penghubung rusak oleh pekerjaan galian tanah,
INTERNET mengalihkan pengiriman paket ke jalur lain. Hal ini disebut Dynamic Rerouting.
Alamat
DNS
Karena
angka biner tidak mudah diingat, maka dikembangkan sistem Domain Name System (DNS). Disini alamat disusun dalam sebuah
hierarki berbagai wilayah (domain = wilayah), yang mewakili sebuah kelompok host
tertentu.
Host adalah komputer dalam jaringan lokal (LAN) atau Wide Area Network (WAN),
yang diakses oleh komputer lain dalam jaringan tersebut.
Agar
penyampaian otomatis oleh Router tetap berfungsi, angka biner tetap digunakan.
Bila Anda memberikan sebuah alamat DNS, pertama-tama data dikirimkan ke sebuah Server dan diubah menjadi alamat Ip yang
dapat dibaca oleh Komputer.
Contoh
berikut ini akan menjelaskan sistem alamat DNS. Seperti pada alamat IP, alamat
tersebut juga mengandung informasi yang dibutuhkan untuk identifikasi komputer
yang diingikan. Setiap bagian alamat DNS harus dipisahkan dengan sebuah titik.
Gopher
Gopher
adalah nama sebuah komputer dalam jaringan “bppt”
dalam domain “id”, yang berarti Indonesia. Seperti Anda lihat pada contoh di atas, mula-mula ditulis nama host yang diinginkan, disusul oleh bagian-bagian yang semakin besar hingga tingkat tertinggi, yaitu domain.
dalam domain “id”, yang berarti Indonesia. Seperti Anda lihat pada contoh di atas, mula-mula ditulis nama host yang diinginkan, disusul oleh bagian-bagian yang semakin besar hingga tingkat tertinggi, yaitu domain.
Untuk
mencapai komputer tersebut, alamat dibaca dari kanan ke kiri. Mula-mula
jaringan tempat Anda mengakses INTERNET menciptakan hubungan dengan Router
tertinggi yang mengelola semua alamat dalam domain “id”.
Domain
diatas mewakili sebuah wilayah geografis, singkatan “id” berarti Indonesia.
Selain itu terdapat pula berbagai domain tematik, yang dikenali pada singakatan
paling kanan dalam alamat DNS.
|
Singkatan
|
Jenis Domain
|
|
Com
|
perusahaan
komersial
|
|
Edu
|
badan
pendidikan (misalnya universitas atau institut)
|
|
Gov
|
lembaga
pemerintahan non-militer
|
|
Mil
|
Militer
|
|
Net
|
Jaringan
|
|
Org
|
organisasi
lainnya
|
|
int
|
organisasi
internasional
|
|
Ac
|
badan
pendidikan
|
Domain geografis :
|
Singkatan
|
Artinya
|
Singkatan
|
Artinya
|
Singkatan
|
Artinya
|
|
at
|
Austria
|
pl
|
Polandia
|
de
|
Jerman
|
|
au
|
Australia
|
pt
|
Portugal
|
be
|
Belgia
|
|
ch
|
Swiss
|
se
|
Swedia
|
bg
|
Bulgaria
|
|
dk
|
Denmark
|
uk
|
Inggris
|
br
|
Brazil
|
|
ee
|
Eslandia
|
us
|
Amerika
|
fi
|
Finlandia
|
|
es
|
Spanyol
|
cl
|
Cile
|
fr
|
Prancis
|
|
in
|
India
|
ir
|
Irlandia
|
jp
|
Jepang
|
Dengan
demikian alamat INTERNET standar adalah : username@domain
F.
Bagaimana
mengakses INTERNET ?
1.
Hardware
Memiliki
komputer dengan spesifikasi minimum sebagai berikut :
·
PC
minimal 386 (486 DX-4 recomended)
·
Monitor
Super VGA
·
RAM
4 MB (8 MB recomended, tergantung
program aplikasi)
·
Memiliki
Communication Port (RS-232)
·
Modem
dengan kecepatan 14400 BPS atau lebih
·
Mouse
·
Multi
Media (tergantung aplikasi pelayanan INTERNET)
·
Mampu
menjalankan system Windows
2.
Berlangganan
dengan ISP (INTERNET Service Provider) atau Online Service
3.
Software/Program
Aplikasi (tergantung fasilitas INTERNET yang akan digunakan)
·
Eudora
Light
·
Netscape
·
Internet
Explorer
·
Internet
Phone
·
Net
2 Phone
·
Net
Meeting








0 komentar:
Posting Komentar